Sabtu, Juli 10, 2010

Peningkatan Pendampingak Kpd Kelompok SPP

Kec Pandawan Adalah kec yang mempunyai dana bergulir terbesar yang saat ini beredar di masyarakat. Jumlah kelompok yang banyak juga menjadi perhatian dari fasilitator untuk lebih di berdayakan. Monitoring kepada kelompok kemudian memfasilitasi anggota kelompok dalam memanfaatkan dan SPP yang di pinjam juga hal yang menjadi perhatian, sehingga di harapkan kelompok kelompok yang ada di desa se kecamatan pandawan akan lebih berdaya menghadapi era yang serba bersaing seperti sekarang ini. Kelompok kelompok yang ada akan di arahkan pada peningkatan kemampuan serta pengembangan Usaha kecil yang di miliki kelompok tersebut

MANGABUAW

Anang Kunat lawan Utuh Bantat asyik ba catur baduaan di pos ronda, nang ngaran ba catur, kada tadangar suara, kada nang kaya urang main basket atawa main bola ribut basurakan, amun bacatur hinip tu pang, kanapa tiba-tiba tadangar suara prruuuuuut pina tagapit bunyinya, sakalinya Anag kunat takantut.. ujar Utuh Bantat: ‘ Ikam Bakantut kah Nang’ ,
Anang Kunat : Iih kada kawa manahani lagi, Tuh ai’
Utuh Bantat : ‘ Lihati pang kalo pina tacirit’
Anang lalu malihati ha : ‘kadada tuh ai sadikit aja nah’ Anang sambil batunduk malihati.
Utuh Bantat : ‘Sadikit tu tacirit, mun banyak tabahira ngarangnya Nang ai’
Ha ha ha galagakan Anang Kunat lawan Utuh Bantat tatawa manggalagak

PENCAIRAN DANA DOK PERENCANAAN DAN PELMAS

Tanggal 22 April 2010 SP2D dari KPPN Cab.Baraibai sudah terbit dan tentunya dilanjutkan pencairan dana tersebut ke rekening DOK masing-masing kecamatan.
Pencairan dana tahun 2010, mekanismenya ada yang berbeda dengan mekanisme pencairan tahun sebelumnya yaitu ;
  1. Harus melaporkan perkiraan penarikan dana 3 hari sebelumnya ke KPPN dan perkiraan tersebut tidak boleh melebihi dari realisasi pencairan nantinya
  2. Pada aplikasi SPM terdapat tambahan pengentryan yaitu perekaman ringkasan kontrak

Dengan demikian UPK sudah dapat membayar semua kepeluarnya sesuai proses yang dilaksanakan dilapangan, seperti pembayaran Transport KPMD, PL, beberapa dana talangan dalam pelaksanaan pelatihan yang telah di lakukan sebelumnya. Dengan keluarnya dana pendamping di harapka program akan berjalan lebih baik.

Kayak Apa Mamasang Siring Batu Nang Bujur

Siring batu Atau yang dalam ilmu teknik di kenal Dinding Penahan Tanah (DPT) adalah suatu bangunan yang di bangun untuk menahan beban berupa tanah dari arah samping. Biasanya di pasang pada bagian bagian tepi jalan yang rawan longsor / erosi. DPT terdiri dari Campuran Batu Gunung, Pasir dan Semen sebagai pengikat. Untuk Hasil yang maksimal ada beberapa hal yang harus di perhatikan :
  1. Bahan
    Bahan bahan yang di gunakan seperti Batu Gunung dan terutama Pasirdan Air tidak boleh mengandung Tanah. Karena kandungan tanah akan mengurangi daya rekat semen sebagai pengikat
  2. Komposisi Campuran
    Untuk komposisi campuran untuk pas. Batu adalah 1 ; 0,8 ; 3 ( Batu Gunung : Pasir : Semen ) tetapi tergantung kebutuhan di lapangan
  3. Proses Pengerjaan
    Pada tahapan Pengerjaan yang menjadi perhatian adalah pengisian Spesi ( adukan semen+ Pasir). Spesi harus mengisi seloruh rongga antara batu gunung yang ada, tidak boleh ada lobang lobang, karena dengan adanya lobang tsb akan menyebabkan pasangan BT akan mudah pecah sehingga tidak akan bertahan lama.

NARASUMBER RAPAT BULANAN FORUM UPK KAB.HST 20 MARET 2010

Pada tanggal 20 April 2010 telah dilakukan pertamuan rutin bulanan forum UPK se Kab.HSt yang diselenggarakan di aula BPMPD kab.HST di Barabai dengan materi utama Laporan Pekembangan Pinjaman SPP yang persentasikan olek UPK Kec.Batu Benawa
Laporan Perkembangan Pinjaman SPP Kec.Batu Benawa bukan laporan yang terbaik namun sebaliknya, laporan LPP kami adalah banyak kekurangan dan yang paling banyak salah, untuk itu diharapkan teman-teman bisa memberikan masukkan dan umpan balik yang lebih berguna, kata Akhmad Rusian, SE ketua UPK Kec.Batu Benawa
Memang LPP SPP Kec.Batu benawa masih banyak kekeliruan dan kekuranngannya, hal ini bukan menjadi suatu halangan untuk tampil kedepan karena dengan banyak kekeliruan maka banyak contoh yang bisa kita diskusikan bagiamana yang sebenarnya.
Beberapa hal yang perlu diperatikan dalam Laporan Perkembangan Pinjaman (LPP) SPP yaitu :
  1. Realisasi pengembalian s/d bulan ini (kolom 11 dan 12) adalah hasil penjumlahan dari Realisasi pengembalian bulan lalu (kolom 7 dan 8 ) ditambah Realisasi pengembalian bulan ini (kolom 9 dan 10)
  2. Saldo Pinjaman adalah hasil pengurangan dari kolom alokasi pinjaman (kolom 3) dikurang Realisasi pengembalian pokok s/d bulan ini (kolom 11)
  3. Tunggakan pengembalian bulan ini adalah hasil dari pengurangan target pengembalian kumulatif s/d bulan ini (kolom 5 dan 6) dikurangi Realisasi pengembalian s/d bulan ini (kolom 11 dan 12)
  4. Saldo pinjaman bulan ini (kolom 13) harus sama dengan kolom pinjaman SPP di Neraca
  5. Realisasi pengembalian JASA s/d bulan ini (Kolom 12) setelah dikurangi jasa pengembalian bulan Desember tahun sebelumnya harus sama dengan kolom jasa pengembalian SPP yang ada pada laporan Rugi Laba
  6. Realisasi Pengembalian s/d bulan lalu (kolom 7 dan 8) harus sama dengan kolom Realisasi Pengembalian s/d bulan ini (kolom 11 dan 12) di Laporan LPP bulan sebelumnya
  7. Kelompok yang sudah lunas itu harus tetap dicatat dalam Laporan Pengembalian Pinjaman, karena untuk mengetahui jumlah jasa yang diterima UPK.
  8. Apabila ada selisih pembulatan yang kurang dari target pengembalian setahun maka tetap dianggap tunggakkan walau jumlahnya hanya kecil
  9. Sebaliknya apabila ada selisih pengembalian yang lebih dari target pengembalian setahun maka dianggap sebagai pendapatan lain-lain
Alhamdulilillah dan kami Ucapkan SELAMAT kepada teman-teman UPK Se Kab.Hulu Sungai Tengah.
pada Tanggal 14 April 2010 Laporan Keuangan UPK Kab.Hulu Sungai Tengah bulan Maret mendapat Umpan balik dari RMC III, sesuai dengan email tanggal 14 April 2010 Laporan Bulanan Keuangan Kab.Hulu Sungai Tengah mendapat peringkat I se Kalsel bersama dengan Kab.Hulu Sungai Selatan
Ada 2 kategori Penilaian yaitu Akuntabiltas dan Ketepatan penyampaian laporan. Hal ini disampaikan oleh Faskeu Kab.HST Bpk Supiani, SE
Adapun nilai laporan bulanan keuangan Kab.HST terdapat salah 3 dari 10 laporan yang dikirim ke RMC III yaitu :
  1. Arus Dana di mana saldo awal bulan ini tidak sama dengan saldo Akhir bulan lalu
  2. Form 84 C tunggakkan yang tercantum, itu semua tunggakan yang ada dimasyarakat seharusnya yang dicantumkan khusus kolektibilitas 3 keatas saja.
  3. Pemetaan UPK Resiko Pinjaman seharusnya hanya kolektibilitas 5 keatas saja

Tapi walaupun demikian kita semua bersyukur pendapat peringkat pertama namun bulan depan kita akan memperbaikinya dan bertekad akan benar semua

PERTEMUAN KELOMPOK DIMASING-MASING KECAMATAN


Pada tanggal 20 April 2010 dilaksanakan rapat Forum UPK se Kab.HST dimana rapat forum ini secara rutin dilaksanakan setiap bulan, namun pada pertemuan ini agak istemewa karena di hadiri oleh Kepala BPMPD Kab.HST Bpk Wildon sekaligus sebagai ketua Tim Koodinasi PNPM MP Kab.HST
Dalam pengarahannya, beliau merasa senang karena pertemuan Forum UPK se Kab.Hulu Sungai Tengah dilakukan secara rutin tiap bulan, begitu juga dengan kelembagaan lain secara rutin setiap tahunnya diadakan pelatihan, namun yang belum dilakukan yaitu pertemuan kelompok, jumlah kelompok SPP di Kab.Hulu Sungai Tengah sebanyak 416 kelompok dan 4,831 anggota kelompok yang tersebar di seluruh kecamatan lokasi PNPM-MP. Dengan demikian untuk mengapresiasikan hal tersebut maka beliau berkeinginan untuk melakukan pertemuan kelompok dimasing-masing kecamatan. Dimana nantinya BPMPD Kab.HST akan bersama-sama Dinas Koperasi untuk mengahadirinya. Untuk itu diharapkan FK/FT dan UPK kecamatan tersebut dapat memfasilitasi dan mengkoordinasikan kepada Camat dan PJOK.
Peserta yang hadir cukup ketua dan sekretaris masing-masing kelompok saja dan tempat pertemuan diadakan di Kecamatan